RSS

Pupuk Hayati & Pupuk Organik, adakah bedanya..?

01 Des

Para pembaca, berikut adalah artikel yg mengupas tentang Perbedaan Pupuk Hayati & Pupuk Organik. Selamat menikmati….


Pupuk hayati yang di pasaran banyak dinamai dengan pupuk organik yang jumlahnya mencapai puluhan bahkan mungkin sudah menembus angka ratusan jenis yang beredar di tengah-tengah petani kita. Sampai-sampai petani bingung harus percaya dengan produk yang mana, karena pastinya “kecap tidak ada yang nomor dua, bukan???”.

Pupuk hayati dan pupuk organik adalah sesuatu yang berbeda. Pupuk hayati kalau menurut definisi Deptan RI adalah pupuk yang mengandung mikroba, baik itu bakteri atau jamur yang tentunya harus bermanfaat buat tanah sebagai bahan aktifnya. Sedangkan pupuk organik merupakan material organik, seperti kompos, kotoran hewan yang dikomposkan dan dicampur dengan batuan zeolit, batuan posfat dan material organik lain dan bahkan ditambah dengan mikroba ‘baik’ sebagai pengkaya. Jadi kalau ada produk pupuk hayati dengan menonjolkan mikroba sebagai bahan aktifnya, tapi produsen juga mengklaim bahwa di situ mengandung N, P dan K atau mikro nutrien lain dalam jumlah yang fantastis, maka itu sangat menipu dan pembohongan kepada petani!!!

Kalau dalam sebuah produk pupuk hayati dengan ikonnya mikroba tertentu, maka kandungan makro dan mikro nutrien harusnya tidak berlebihan, karena kehadirannya dalam jumlah berlebih dapat membunuh mikroba yang memang sengaja dimasukkan dalam produk tersebut. Sebaliknya pada pupuk organik, bahan aktifnya memang harus mengandung makro dan mikro nutrien yang barang tentu jumlahnya tidak sebesar kandungan pada pupuk kimia seperti NPK. Pada pupuk hayati berbentuk cair, daya hidup mikroba yang ada sangat rendah. Tingkat kontaminasi juga sangat tinggi dan umur simpan sangat terbatas. Dengan teknologi bio yang ada sekarang, pupuk hayati mulai diproduksi massal dalam bentuk powder. Hal ini dimungkinkan karena dengan bentuk powder, daya hidup mikroba akan lebih tinggi dan jumlah populasi mikroba yang ada dapat dipertahankan dalam jumlah yang besar seperti disyaratkan, yaitu tidak kurang dari sejuta koloni per Gram produk. Bentuk pupuk hayati powder menjamin tingkat kontaminasi rendah dan umur simpan lebih lama hingga 2-3 tahun pada suhu ruang.

Mengingat kelebihan dari pupuk hayati bentuk powder, maka sudah saatnya petani kita disodorkan dengan produk yang betul-betul bermanfaat dan berkualitas sehingga dapat meningkatkan produktifitas pertanian dan kesejahteraan mereka. Produk pupuk hayati EvaGROW kini telah hadir dari hasil riset yang mendalam di Laboratorium Bioteknologi dan aplikasi di lapangan. Saat ini EvaGROW sudah diproduksi secara massal oleh sebuah perusahaan swasta nasional di Bandung. Semoga produk ini dapat memberikan keberkahan dan manfaat yang lebih untuk petani Indonesia, semoga…

 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada Desember 1, 2010 in ARTIKEL

 

Tag: , , , , , ,

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: